Udimo

Sabtu, 15 Juni 2013

Studi Kasus Sistem Basis Data Member Warnet



Model Fragmentasi Sistem Basis Data Terdistribusi
Studi Kasus Sistem Member Warnet
Dibanyak tempat warnet kita pasti sering menemukan beberapa warnet menyediakan sistem pendaftaran sebagai member dengan keuntungan mendapatkan potongan harga dibandingkan dengan user yang tidak mendaftar sebagai member dengan tujuan agar member ini kedepannya menjadi seorang pelanggan tetap warnet tersebut.
Yang menjadi permasalahan adalah jika kita telah mendaftar di sebuah warnet “A” dan warnet “A” tersebut memiliki banyak cabang tempat di lokasi lain. Prosedur pendaftaran ulang di cabang lain tersebut bukanlah hal yang efektif, sehingga diperlukan sebuah sistem di database billing yang terintegrasi ke semua cabang lokasi warnet tersebut.
Oleh karena itu dibutuhkan sebuah sistem basis data terdistribusi yang didasarkan atas skalabilitas dan perkembangan di masa yang akan datang, seperti perkembangan jumlah member atau perkembangan jumlah cabang pada bisnis warnet tersebut.
Sistem terdistribusi adalah sebuah bentuk arsitektur sistem dimana komputer-komputer di warnet tersebut berdiri secara otonom tetapi dapat tetap saling berkomunikasi dan berbagi informasi tanpa memperdulikan dimana komputer itu berada.

Studi Kasus
Dalam kasus ini kita menggunakan beberapa diagram sebagai berikut,
ERD, Entity Relationship Diagram digunakan untuk memodelkan struktur data dan hubungan antar data, karena hal ini reatif kompleks maka kita menghilangkan proses yang harus dilakukan.
















DFD pada sisi server ini digunakan untuk merancang aplikasi billing yang berjalan di sisi server. Pengguna sistem ini antara lain Operator, Admin, dan Manager. Adapun fungsi billing server untuk memonitoring data transaksi, menginput data serta melihat laporan dan hanya digunakan untuk pihak internal warnet / game center.


DFD Server level 0















DFD Billing Client Level 0














Desain tipologi jaringan














Desain Arsitektur Aplikasi

 












Rancangan Pendistribusian Data













Rancangan Fragmentasi Data













Integritas Data
Dari ERD diatas dapat kita buat beberapa integritas data, contoh kita akan membuat integritas data pada tabel transaksi, beberapa contohnya akan seperti ini,
create table transaksi(
id_transaksi varchar2 not null,
client char(100),
tanggal date,
jam_masuk number,
jam_keluar number,
biaya double,
constraint pk1 primary key (id_transaksi),
constraint un1 unique (client),
constraint c1 check (biaya > 0),
constraint c2 check (jam_masuk < jam_keluar)
)

Concurrency
Dalam studi kasus ini kita bisa mengambil contoh concurrency dari pengaksesan data pendaftaran member secara bersamaan dari masing-masing cabang warnet. Kemungkinan masalah concurrency yang mungkin terjadi adalah deadlock atau situasi dimana dua atau lebih transaksi dalam kondisi wait-state, satu sama lain menunggu lock dilepaskan sebelum memulai.
Keamanan Data
Data yang disimpan pada database dienkripsi terlebih dahulu agar tidak bisa diakses dan dibaca oleh orang lain diluar sistem.
Transaksi
Dalam studi kasus ini bisa terjadi kemungkinan munculnya beberapa permasalahan seperti REAPETABLE READ atau Transaksi membaca ulang data yang telah di baca sebelumnya karena data tersebut telah di modifikasi oleh transaksi lainnya. Dalam kasus ini kita dapat contohnya adalah jika ada user yang mengedit data member dirinya sedangkan ada sebuah manajer yang ingin melihat data member, maka Repetable Read kemungkinan dapat terjadi. Oleh karena itu dibutuhkan penguncian pada level baris (row) sehingga jika data member tersebut di edit tidak akan terjadi permasalahan repetable read.

Referensi
www.unisbank.ac.id/ojs/index.php/fti1/article/view/115/110

Digg Google Bookmarks reddit Mixx StumbleUpon Technorati Yahoo! Buzz DesignFloat Delicious BlinkList Furl

0 komentar: on "Studi Kasus Sistem Basis Data Member Warnet"

Poskan Komentar

Silahkan tulis komentar anda mengenai artikel diatas, Terima Kasih!